Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-06 12:05:59【Resep Pembaca】959 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(97)
Sebelumnya: BPOM respon sirop obat dari India diduga ber
Selanjutnya: Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
Artikel Terkait
- Warga Taiwan Berbondong
- Kemarin, arahan Prabowo soal LPDP hingga mikroplastik dalam hujan
- BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI
- Populer, Prabowo komitmen sempurnakan MBG hingga AI jadi mapel wajib
- BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob
- UEA kirim 7.200 ton bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza
- Akademisi: Setahun pemerintahan Prabowo entas kemiskinan di Papua
- Mengenal bahaya Cesium
- Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
- Mengenal bahaya Cesium
Resep Populer
Rekomendasi

Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem

KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS

Kecemasan orang tua bisa memperparah alergi pada anak

Pameran dagang dan jejak diplomasi ekonomi antar

Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG

PBB: Akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dibuka lagi

KPKP Jaktim gencarkan edukasi pedagang dan warga soal keamanan pangan

Satgas sebut gudang cengkeh di AS kosong imbas kasus zat radioaktif